Panggilan Mulia menjadi “TALMIDIM”
Ir.Budi Setiawan
“Dan ketika YESUS sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu SIMON yang disebut PETRUS, dan ANDREAS, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka PENJALA IKAN. YESUS berkata kepada mereka: "MARI, IKUTLAH AKU, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia." Lalu merekapun SEGERA MENINGGALKAN JALANYA dan MENGIKUTI DIA. Dan setelah YESUS pergi dari sana, dilihat-NYA pula dua orang bersaudara, yaitu YAKOBUS anak Zebedeus dan YOHANES saudaranya, bersama ayah mereka, ZEBEDEUS, sedang membereskan jala di dalam perahu. YESUS memanggil mereka dan mereka SEGERA MENINGGALKAN PERAHU serta AYAHNYA, lalu MENGIKUTI DIA.” (Matius. 4:18-22 )
The Social Media: Apa yang Keluar di Mulut, Meluap dari Hati Hei, anak muda…!! Apa yang kamu tulis di status Facebook kamu hari ini? Bagaimana bunyi tweet terbaru kamu di Twitter? Apa status Blackberry Messenger (BBM) atau Yahoo Messenger (YM) atau Whatsapp kamu saat ini? Kata Firman Tuhan, apa yang keluar di mulut (dan di media jejaring sosial, kalau konteks jaman sekarang) meluap dari hati. Jadi, apa yang tertulis itu menunjukkan kualitas pribadi dan apa yang mengisi hati kita, lho. :) |
MURID KRISTUS
Ada pula gereja yang menawarkan berbagai “program pemuridan” seperti kelas-kelas, seminar-seminar, kelompok-kelompok kecil pemuridan. Gereja yang demikian tentu lebih baik dari gereja yang jemaatnya hanya beribadah pada hari Minggu. Namun apabila diamati lebih seksama, ternyata “program-program pemuridan” yang demikian sangat tidak efektif dalam menghasilkan perubahan hidup dan kepemimpinan. Oleh sebab itu, apabila kita mengamati keadaan gereja dengan jujur, kita dapat melihat bahwa kualitas karakter gereja tidak terlalu berbeda dengan karakter dunia ini. Gereja rasanya masih jauh dari keserupaan dengan Kristus seperti pada gereja mula-mula. |
Saat Teduh Mei 2013
Total Kunjungan






![]() | Hari ini | 560 |
![]() | Kemarin | 637 |
![]() | Minggu Ini | 3981 |
![]() | Bulan Ini | 16727 |
![]() | Total | 422413 |













The Social Media:
Di dalam seluruh kitab perjanjian baru tercatat 269 kali kata “murid”, sedangkan kata “kristen” hanya tercatat 3 kali, dan itupun ditujukan kepada murid-murid Kristus. Walaupun kata “murid” adalah kata yang begitu penting sehingga perlu berulang-ulang ditulis, namun gereja sekarang telah banyak mengabaikannya. Gereja sekarang lebih banyak merasa puas apabila anggota jemaatnya telah menjadi pemeluk agama Kristen dan aktif beribadah serta menjadi pemanas bangku gedung ibadah.









