Bahan Saat Teduh 10 - 16 Oktober 2011 - Rabu, 12 Okt 2011
| Article Index |
|---|
| Bahan Saat Teduh 10 - 16 Oktober 2011 |
| Selasa, 11 Okt 2011 |
| Rabu, 12 Okt 2011 |
| Kamis, 13 Okt 2011 |
| Jum'at, 14 Okt 2011 |
| Sabtu, 15 Okt 2011 |
| Minggu, 16 Okt 2011 |
| All Pages |
Rabu, 12 Oktober 2011
MENJADI KOMUNITAS YANG HIDUP BENAR
Bacaan Firman:
1 Petrus 3:8-12
1. Untuk menjadi seperti komunitas yang bagaimanakah kita dipanggil? (ayat 8-9)
2. Apakah akibat (berkat-berkat) bila kita menjadi komunitas seperti yang dikehendaki oleh Allah? (ayat 10-12)
Renungan Firman:
Allah memanggil kita bukan hanya sekedar agar supaya kita diselamatkan dan siap masuk surga. Allah memanggil kita untuk menjadi komunitas (rumah) yang seia-sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang, dan rendah hati. Ini adalah rumah Allah atau keluarga Allah. Komunitas seperti itu hanya dapat dibangun bila kita memulainya dari hati yang benar (ayat 12). Rasul Petrus menasihati jemaat dengan ajaran Kristus seperti yang tertulis di dalam Matius 5-7. Komunitas yang diberkati harus dimulai dengan pemberesan hati. Hati kita haruslah hati yang benar. Banyak orang yang mencoba mengubah karakter mereka dengan mengubah apa yang ada di luar. Tetapi Kristus mengajar kita untuk mengubah apa yang ada di dalam hati terlebih dahulu (Matius 5:20-48). Apabila hati kita adalah hati yang benar, maka kata-kata kita pastilah kata-kata yang memberkati dan membangun. Apabila hati kita adalah hati yang benar seperti hati Tuhan, maka kita pasti seia-sekata, seperasaan, saling mengasihi, dan menjadi komunitas seperti Allah Tritunggal yang saling mengasihi (Yohanes 17:20-24). Orang Inggris berkata: “You can have a house, but not a home. A house build by hands, but a home build by hearts.” Artinya, “Anda dapat saja memiliki sebuah bangunan rumah, tetapi tidak memiliki sebuah keluarga bahagia. Bangunan rumah dibangun dengan tangan, tetapi keluarga bahagia dibangun dengan hati.”
| < Prev | Next > |
|---|





