Bahan Saat Teduh 1 - 4 Maret 2012

Article Index
Bahan Saat Teduh 1 - 4 Maret 2012
Sabtu, 03/03/2012
Minggu, 04/03/2012
All Pages

Kamis, 01/03/2012

KITA BERASAL DARI KEBENARAN

Bacaan Firman :
Bacalah 1 Yohanes 3:19-21 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini

Pertanyaan Renungan:
1. Apa dan siapakah yang sering menuduh kita.
2. Bagaimana caranya agar kita tetap dekat dengan Bapa di surga?

Dalam perjalanan iman kristiani kita, banyak orang Kristen yang sering mengalami jatuh bangun dalam hubungan mereka dengan Tuhan. Jika dicermati, maka kita akan menemukan bahwa pasang surutnya hubungan mereka terjadi pada hari natal dan paskah. Ketika merayakan natal dan paskah, banyak orang Kristen berbondong-bondong datang ke gereja. Setelah itu, mereka mulai menghilang lagi sampai natal dan paskah berikut. Siklus ini terjadi berulang-ulang pada orang Kristen, baik yang tinggal di kota atau pun desa. Terkadang mereka rajin melayani Tuhan jika doa-doa mereka dijawab. Jika tidak terjawab, maka mereka menghilang dari gereja. Jikalau Anda berada dalam kondisi seperti ini, maka hubungan Anda dengan Tuhan pasti terganggu. Pada waktu yang sama, hati nurani Anda akan menuduh Anda dan membuat Anda makin menjauh dari Tuhan. Tetapi jawaban terhadap situasi ini adalah janji Tuhan. Rasul Yohanes menulis, “Demikianlah kita ketahui, bahwa kita berasal dari kebenaran. Demikian pula kita boleh menenangkan hati kita di hadapan Allah,”(ayat 19). Jadi, kita harus menyadari bahwa kita berasal dari kebenaran karena penebusan di dalam Yesus. Dengan demikian, maka kita boleh menenangkan hati nurani, bahwa Kristus telah menebus hidup kita dari segala tuduhan iblis, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup. Oleh karena itu, mari kita bangkit kembali dari keterpurukan rohani dan datang kepada tahta kasih karunia Allah dengan keberanian untuk memperoleh jawaban kita pada waktunya. Jangan biarkan tuduhan hati nurani atau iblis memutuskan hubungan Anda dengan Tuhan.

Aplikasi :
Berapa lamakah hubungan Anda terputus dengan Allah karena tuduhan hati nurani? Mengapa Anda mengalami tuduhan seperti itu? Bagikan pengalaman Anda di komsel tentang bagaimana Anda bisa menang terhadap tuduhan tersebut.

Jumat, 02/03/2012

MEMILIKI DAMAI SEJAHTERA ALLAH.

Bacaan Firman :
Bacalah Filipi 4:6-7 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini

Pertanyaan Renungan
1. Hal apakah yang harus kita lakukan untuk menjaga damai sejahtera Allah? (ayat 6).
2. Seperti apa damai sejahtera Allah dan bagaimana diekspresikan lewat pikiran? (ayat 7-8).

Luar biasa damai sejahtera Allah yang tersedia bagi kita. Ia melampaui segala akal. Hal ini tidak dapat dianalisa, karena melampaui akal manusia. Untuk mengalami damai yang seperti ini dibutuhkan suatu proses awal yang disebut lahir baru atau hidup baru dalam Roh Kudus. Damai yang dari Allah ini seharusnya menjadi bagian dari pengalaman hidup seorang murid Kristus yang berjalan bersama Kristus. Sebab damai Allah yang demikianlah yang sanggup memelihara hati kita untuk tetap tenang. Ketika hati kita terpelihara oleh damai sejahtera Allah, maka pikiran kita juga akan memikirkan hal-hal yang mulia, yang adil, yang suci, yang manis, yang sedap didengar dan patut dipuji. Tetapi, jika hati kita galau atau gelisah, maka pikiran kita pun akan menjadi gelisah dan kita tidak tenang sepanjang waktu. Itulah sebabnya, pikiran kita terus-menerus memikirkan hal-hal negatif untuk tidak mempercayai pemeliharaan Allah atas hidup kita. Kita mulai meragukan Janji-janji Tuhan atas hidup kita. Persoalan seperti inilah yang membuat kita kehilangan damai sejahtera Allah. Jadi, untuk memelihara damai sejahtra Allah di dalam hidup kita, maka kita seharusnya: (1). Menyatakan keinginan kita kepada Allah lewat doa dan permohonan kita. Sebab doa bisa membuat seseorang mendekat kepada Allah. Hanya di dalam hadirat Tuhanlah kita merasakan kelegaan yang tak terkira. (2). Ucapan syukur. Dalam edisi Build yang lalu, kita belajar tentang betapa pentingnya bersyukur kepada Tuhan. Salah satu efek positif dari bersyukur adalah mempercayai Allah sepenuhnya di dalam hati kita. Ucapan syukur adalah ekspresi kepercayaan kita kepada Tuhan bahwa Tuhan telah menyediakan segala sesuatu yang kita butuhkan. Sudahkah Anda memiliki damai sejahtera yang dari Tuhan?

Aplikasi :
Sudahkah Anda menjaga damai sejahtera Allah terus-menerus di dalam hidup Anda? Seberapa seringkah Anda kuatir sehingga kehilangan damai sejahtera? Apa komitmen Anda? Bagikan di komsel Anda.



GOD's ETERNAL PURPOSE

Abbalove Monthly Updates

CINTA INDONESIA

  • Metanoia Publishing
  • Metanoia Publishing
  • Metanoia Publishing