Work & Marketplace

12 Langkah Mudah Membangun Diri dan Karier

Tahun 2017 sudah datang. Mengawali tahun baru yang penuh harapan ini, apa rencana terbaik Anda untuk sepanjang tahun? Dalam hal pengembangan diri dan pengembangan karier, Anda sebenarnya bisa berkembang dengan cara yang berbeda, yaitu dengan melakukan 12 langkah mudah (dalam istilah bahasa Inggris: “baby steps”) yang berbeda untuk setiap bulannya di sepanjang tahun 2017. Dengan cara ini, Anda tidak perlu terlalu memaksakan diri meraih berbagai target yang tidak realistis dan terlalu muluk-muluk, tetapi pasti berhasil mengalami perubahan nyata dalam waktu setahun. Berikut adalah panduannya: 

 

Kiat mengelola kekecewaan terkait pekerjaan

Bisa dikatakan, hampir setiap orang di dunia kerja pasti mengalami kekecewaan. Tiga alasan kekecewaan yang paling sering menghinggapi para pekerja, diurutkan berdasarkan seberapa sering terjadinya, adalah: kecewa pada atasan langsung, kecewa pada lingkungan kerja atau rekan kerja, dan kecewa dengan tidak sebandingnya beban kerja dengan gaji. Memang, pekerjaan di tempat yang menyenangkan, yang dikelola dengan manajemen profesional, dengan orang-orang di dalamnya yang gampang bergaul, atasan yang penuh pengertian, gaji besar, fasilitas kerja lengkap, insentif dan komisi menggiurkan, serta tantangan kerja yang tidak terlalu sulit merupakan impian setiap pekerja. Sayangnya, impian itu amat sangat jarang terwujud. Boro-boro menyenangkan, Anda justru bekerja di kantor yang penuh tekanan dan intrik politik sana-sini, atasan yang menyebalkan, rekan kerja yang tidak peduli, sehingga Anda tak betah berlama-lama bekerja di situ.

Biasanya, berbagai kekecewaan tersebut masih mudah dikelola dalam masa kerja satu atau dua tahun awal. Tetapi menginjak tahun ketiga dan seterusnya, kekecewaan tersebut mulai menjelma menjadi patah semangat, masa bodoh, dan bahkan mati rasa. Nah, tahap inilah yang akan membahayakan karier Anda. Patah semangat akan membunuh waktu yang selama ini diinvestasikan untuk membangun karier dan kesuksesan Anda. Karena itu, kelola kekecewaan Anda sebelum terlambat. Bagaimana caranya?

 

Solusi bagi Lima Masalah Umum Tenaga Penjualan

Pendekatan dalam memimpin tim penjualan sangatlah berbeda dengan pendekatan dalam memimpin departemen lain. Bila kita salah pendekatan, kinerja tim penjualan akan menjadi lemah dan tidak efektif. Sering terjadi di dunia usaha, ketika kinerja tim penjualan lemah dan produktivitasnya tidak mencapai target, para supervisor dan manajer penjualan cenderung mengambil alih tanggung jawab pencapaian target para tenaga penjualan itu. Supervisor dan manajer sering kali “terpaksa” menjadi tenaga penjualan karena menggantikan tenaga penjualan yang tidak/kurang produktif. Sebenarnya, para supervisor dan manajer ini biasanya tidak sabar dalam melatih para tenaga penjualan, sehingga justru mengambil alih tanggung jawab pencapaian target penjualan. Pada akhirnya, para tenaga penjualan hanya menjadi kurir (mengantar barang) dan administrator saja (membuat laporan dan melakukan penagihan).

Dalam artikel ini, akan dijabarkan berbagai masalah atau kesalahan pada tenaga penjualan pada umumnya, yang seharusnya menjadi perhatian khusus bagi pemimpin tim, supervisor, dan manajer penjualan. Pada masing-masing masalah, juga dibahas solusinya.

 

10 Kiat praktis untuk berjualan di masa sulit

Selama dua tahun terakhir ini, saya berjumpa dengan banyak pengusaha atau klien saya yang memiliki komentar yang sama tentang usaha mereka: “Wah, sekarang bisnis semakin sulit,” “Jualan sekarang tidak sama seperti lima tahun yang lalu,” “Omzet saya merosot hingga 30% dibandingkan tahun-tahun lalu,” dan sebagainya. Semua komentar ini memberikan indikasi bahwa dunia usaha sedang mengalami tantangan berat dalam menjual produk atau jasa mereka.

Hal ini memang benar, dunia bisnis sedang mengalami transformasi dan berubah begitu jauh daripada di era sebelumnya. Perubahan, yang adalah hukum yang pasti, bukan hanya terjadi pada tren atau gaya hidup, tetapi juga aturan main berbisnis dan perilaku serta tuntutan konsumen. Secara pribadi, saya sendiri pun yakin bahwa dalam waktu 10-15 tahun mendatang dunia bisnis akan berubah secara lebih drastis lagi. Karenanya, untuk bisa bertahan, cara kita berbisnis (termasuk berjualan dan memasarkan produk atau jasa) juga harus berubah. Berikut adalah beberapa kiat praktis untuk tetap mendongkrak penjualan di masa sulit:

 

Kiat menjadi pemimpin "Problem Solver"

Salah satu kriteria penting seorang pemimpin yang efektif adalah mampu memecahkan berbagai masalah dan kesulitan demi mencapai target. Dengan kata lain, pemimpin yang efektif mampu menjadi seorang “problem solver”. Kriteria ini begitu penting, karena untuk mencapai suatu tujuan atau target kerja, sebagai pemimpin Anda perlu mengelola berbagai rintangan, hambatan, dan kesulitan. Semakin tinggi posisi Anda di dalam struktur organisasi perusahaan, semakin banyak pula rintangan atau masalah yang akan harus Anda kelola agar tujuan tercapai.

 
More Articles...

GOD's ETERNAL PURPOSE

Abbalove Monthly Updates

CINTA INDONESIA

  • Metanoia Publishing
  • Metanoia Publishing
  • Metanoia Publishing