Lifestyle

CASH BACK

Di hari-hari ini ada beberapa acara promosi (“Travel Fair”) yang menawarkan berbagai bentuk promosi, utamanya tiket pesawat dengan harga istimewa. Acara ini menarik minat banyak orang yang ingin berwisata atau melakukan perjalanan lainnya karena di sana mereka bisa mendapatkan harga tiket pesawat yang relatif murah. Bahkan, harga tiket itu akan menjadi lebih murah lagi kalau mendapat keuntungan tambahan seperti potongan harga atau cashback dari bank sponsor. Namun karena ini merupakan sponsor, pemberian cashback dibatasi jumlahnya. Alhasil, tidak sedikit orang yang tampak rela antre berjam-jam untuk bisa mendapatkan keuntungan cashback ini, termasuk mereka yang mengantre sejak sebelum waktu Travel Fair beroperasi.

 

Kerajaan Allah atau bukan?

Mencermati salah satu penelitian yang pernah didokumentasikan oleh BBC Earth dan dikisahkan kembali di majalah Intisari edisi terbaru, hari ini saya jadi termenung dan teringat pada diri kita. Dalam film dokumentasi itu, ditunjukkan bahwa tukik (bayi penyu yang baru menetas dari telur induknya) kini semakin terancam keberadaannya karena modernisasi yang terjadi di berbagai belahan dunia. Pantai-pantai, habitat penyu saat bertelur, dipenuhi dengan bangunan-bangunan gemerlap untuk menunjang industri pariwisata setempat. Hotel, restoran, kafe, dan tempat-tempat hiburan berlomba-lomba menampilkan wajah terbaiknya dengan sorotan lampu terang berwarna-warni, demi menarik sebanyak mungkin pengunjung. Lampu-lampu ini menghasilkan pemanasan suhu, dan di sinilah masalah terjadi.

 

Harta Berharga dalam Bejana Tanah Liat

Sekian tahun lalu, tersebar berita menghebohkan yang menarik perhatian dunia. Pasangan yang dirahasiakan identitasnya tetapi disebut dengan nama John dan Mary disebutkan menemukan koin-koin emas dalam kaleng yang mereka temukan di pinggir jalan yang biasa mereka lalui untuk jalan pagi bersama anjing peliharaan. Jumlah koin itu mencapai 1.427 keping dengan nilai mata uang $5, $10, dan $20 terbitan tahun 1847 hingga 1894.

Saat penemuan itu, John dan Mary sedang membawa anjing peliharaan mereka berjalan-jalan di area perumahan yang sudah mereka tinggali belasan tahun sebelumnya. Jalan yang saat itu mereka lewati pun biasa mereka lalui. Tetapi pada hari itu, entah bagaimana, tiba-tiba ia menemukan ujung kaleng tua menyembul dari permukaan tanah. Kaleng sebesar kaleng cat itu sudah karatan dimakan usia. Entah mengapa pula, mereka tertarik untuk mengangkatnya.

“Kalengnya berat, tak tahu apa isinya,” kata John. Namun waktu dikupas sedikit, karena kaleng itu sudah rapuh, mereka kaget karena ada benda seperti uang logam di dalamnya. Setelah dibuka, ternyata isinya setumpuk koin-koin emas.

 
More Articles...

GOD's ETERNAL PURPOSE

Abbalove Monthly Updates

CINTA INDONESIA

  • Metanoia Publishing
  • Metanoia Publishing
  • Metanoia Publishing