Wanita

THE KEY

Secara harafiah, kata “kunci” berarti benda yang digunakan untuk membuka suatu segel yang tertutup. Kunci pertama kali ditemukan kira-kira empat ribu tahun yang lalu pada zaman Mesir kuno. Hingga masa sekarang, kunci menjadi benda yang berfungsi sangat penting dalam kehidupan manusia sehari-hari. Setiap hari, kita membutuhkan kunci untuk membuka pintu dan gembok pagar rumah, menyalakan mesin kendaraan bermotor, bahkan dalam bentuk virtual, kita juga membutuhkan kunci (password) untuk membuka akses pengoperasian ponsel/komputer/perangkat elektronik lainnya, termasuk berjejaring sosial atau melakukan komunikasi surat-menyurat di dunia internet. Kesimpulannya, entah sebagai sebuah benda fisik atau sebagai sebuah makna yang virtual, keduanya memiliki substansi fungsi yang sama, yaitu membuka segel yang tertutup.

Alkitab berkata, “Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Surga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di surga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di surga" (Mat. 16:19). Ayat ini menggambarkan betapa dahsyatnya kuasa yang kita terima ketika kita diberi kepercayaan untuk menerima kunci Kerajaan Surga. Ya, kita memiliki akses penuh atas Kerajaan Surga, sehingga pintu apa pun yang kita kunci di bumi ini akan terkunci di surge, dan pintu apa pun yang kita buka di bumi ini akan terbuka di surga.

 

Perjumpaan yang mengubahkan

“Dan banyak orang Samaria dari kota itu telah menjadi percaya kepadaNya karena perkataan perempuan itu, yang bersaksi: "Ia mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat."

Ketika orang-orang Samaria itu sampai kepada Yesus, mereka meminta kepadaNya, supaya Ia tinggal pada mereka; dan Iapun tinggal di situ dua hari lamanya. Dan lebih banyak lagi orang yang menjadi percaya karena perkataanNya,  dan mereka berkata kepada perempuan itu: "Kami percaya, tetapi bukan lagi karena apa yang kaukatakan, sebab kami sendiri telah mendengar Dia dan kami tahu, bahwa Dialah benar-benar Juruselamat dunia."(Yoh. 4:39–42)

Bu Ning menutup perikop yang malam itu dibaca bersama dengan putrinya, Ratna, yang langsung menghela napas panjang seolah dia sendiri ada di dalam seluruh kejadian dan dialog tersebut. Tidak lama kemudian Ratna bertanya, “Bu, rasanya setiap orang yang ketemu sama Tuhan Yesus, hidupnya berubah dan memengaruhi orang-orang yang ketemu sama dia; seperti itu si perempuan Samaria itu ya,Bu..?” 

 
More Articles...
  • Metanoia Publishing
  • Metanoia Publishing
  • Metanoia Publishing