Wanita

Allah & karyaNya

Bayi laki-laki itu terlihat sehat dan senang di pangkuan ibunya. Sementara digendong, kakinya menendang-nendang seolah ingin menunjukkan hatinya yang riang gembira. Sang ibu memandang dan memperhatikan anak di pangkuannya. Sejenak terdengar helaan napas sang ibu, helaan napas yang punya banyak arti. Perjalanan hidup yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Kenangan yang melayang di waktu yang seolah tidak berbatas... Rasanya baru kemarin semua itu terjadi.

 

THE KEY

Secara harafiah, kata “kunci” berarti benda yang digunakan untuk membuka suatu segel yang tertutup. Kunci pertama kali ditemukan kira-kira empat ribu tahun yang lalu pada zaman Mesir kuno. Hingga masa sekarang, kunci menjadi benda yang berfungsi sangat penting dalam kehidupan manusia sehari-hari. Setiap hari, kita membutuhkan kunci untuk membuka pintu dan gembok pagar rumah, menyalakan mesin kendaraan bermotor, bahkan dalam bentuk virtual, kita juga membutuhkan kunci (password) untuk membuka akses pengoperasian ponsel/komputer/perangkat elektronik lainnya, termasuk berjejaring sosial atau melakukan komunikasi surat-menyurat di dunia internet. Kesimpulannya, entah sebagai sebuah benda fisik atau sebagai sebuah makna yang virtual, keduanya memiliki substansi fungsi yang sama, yaitu membuka segel yang tertutup.

Alkitab berkata, “Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Surga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di surga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di surga" (Mat. 16:19). Ayat ini menggambarkan betapa dahsyatnya kuasa yang kita terima ketika kita diberi kepercayaan untuk menerima kunci Kerajaan Surga. Ya, kita memiliki akses penuh atas Kerajaan Surga, sehingga pintu apa pun yang kita kunci di bumi ini akan terkunci di surge, dan pintu apa pun yang kita buka di bumi ini akan terbuka di surga.

 
More Articles...
  • Metanoia Publishing
  • Metanoia Publishing
  • Metanoia Publishing