Saat Teduh BUILD! (Des 2011)

Bahan Saat Teduh 1 - 4 Des 2011

Kamis, 01/12/2011

AKHIRNYA, TEMPAT KEDIAMAN ALLAH TERWUJUD

Bacaan Firman :
Bacalah Wahyu 21:1-3 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan :
1. Hal apakah yang telah dilihat oleh Yohanes, penulis kitab Wahyu? (ayat 1-2).
2. Hal apakah yang dikatakan Tuhan tentang apa yang dilihat oleh Yohanes? (ayat 3).

Setelah Allah dan kita sebagai rekan sekerja Allah membangun rumah-Nya, maka pada akhirnya tempat kediaman Allah yang dirindukan-Nya terwujud. Ternyata tempat kediaman Allah disebut Yerusalem Baru atau Sion (Ibrani 12:22-29). Apakah tempat kediaman Allah itu? Tempat kediaman Allah bukanlah sebuah bangunan buatan tangan manusia. Tempat kediaman Allah ada “di antara umatNya.” Tempat kediaman Allah adalah sebuah hubungan “saling,” yang membuat Allah merasa “betah” (home) dan bisa mengekspresikan diriNya secara penuh di dalam dan melalui umatNya. Allah diperlakukan sebagai Allah (Supreme Being), yang artinya Dia diperlakukan sebagai Kepala, Tuhan dan Raja, yaitu sebagai sumber kehidupan kita. Apabila kita memperlakukan Dia sebagai sumber kehidupan kita, maka Ia memperlakukan kita sebagai umat kesayanganNya (segullah). Kita menjadi tubuh, keluarga dan baitNya. Kita tidak bisa dipisahkan dari Dia, karena kita telah diciptakan menjadi bagian dari hidupNya.

Renungan Firman :
Dalam komsel Anda, apakah Kristus diperlakukan sebagai kepala? Seberapa jauh Ia menyatakan diri dalam pertemuan-pertemuan komsel? Apakah contohnya?

Jumat, 02/12/2011

OIKODOMEO

Bacaan Firman :
Bacalah 1 Korintus 14:12, 26 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan :
1. Untuk apa seharusnya karunia-karunia Roh yang kita usahakan dipergunakan? (ayat 12).
2. Bilamana kita berkumpul di dalam pertemuan jemaat, apakah yang harus dilakukan oleh tiap-tiap orang? (ayat 14).
“How is it then, brethren? Whenever you come together, each of you has a psalm, has a teaching, has a tongue, has a revelation, has an interpretation. Let all things be done for edification,”(1 Corinthians 14:26). Dalam 1 Korintus 14:26 terjemahan bahasa Inggris (NKJV), dikatakan bahwa tiap-tiap orang harus mempersembahkan: mazmur, pengajaran, dan penyataan Roh (karunia-karunia Roh). Namun, semua itu haruslah dipergunakan untuk membangun jemaat (rumah Tuhan).
Kata “membangun” dalam bahasa Yunani adalah “oikodomeo” yang berarti membangun rumah (keluarga). Jadi, rumah Tuhan haruslah dibangun oleh setiap anggota rumah Tuhan di setiap pertemuannya. Ternyata, rumah Tuhan walau sudah terkumpul bahan-bahan bangunannya, tapi belum dibangun sampai mencapai kepenuhannya. Oleh sebab itu, maka tujuan dari setiap pertemuan jemaat bukanlah untuk menikmati berkat-berkat atau menikmati kegiatan (tontonan) tertentu, tetapi adalah sebagai ajang pembangunan rumah Tuhan.
Ketika setiap orang menjadi pembangun-pembangun rumah Tuhan, maka rumah Tuhan terbentuk dan Allah akan senang serta betah untuk tinggal di dalamnya. Marilah kita senantiasa membangun rumah Tuhan di dalam maupun di luar pertemuan-pertemuan jemaat. Banyak orang Kristen yang belum bertobat dari gaya hidup yang berpusatkan diri sendiri. Akibatnya, mereka tidak menjadi pembangun-pembangun rumah Tuhan, tetapi merusak rumah Tuhan. Ingat, hanya ada 2 pilihan gaya hidup. Apakah kita menjadi pembangun rumah Tuhan atau perusak rumah Tuhan. Pilihan ada di tangan Anda. Apabila kita membiarkan ego kita yang bekerja, maka kita hidup dalam kedagingan, dan kita menjadi perusak rumah Tuhan (Galatia 5:19-21; 15, 26). Tapi, bila kita membiarkan Kristus yang bekerja di dalam dan melalui kita, maka kita menjadi orang-orang yang berbuah Roh, yang menjadi pembangun-pembangun rumah Tuhan. (Galatia 5:22-25).

Renungan Firman :
Secara pribadi, apakah Anda lebih sering hidup untuk diri sendiri atau hidup untuk membangun rumah Tuhan?

Sabtu, 03/12/2011

PEKERJAAN TERPENTING

Bacaan Firman :
Bacalah Efesus 4:11-12 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan :
1. Hal apakah yang diberikan oleh Kristus kepada gerejaNya? (ayat 11).
2. Untuk tujuan apakah diberikanNya hal-hal di atas? (ayat 12).
Untuk memenuhi gereja dengan kepenuhanNya, maka Kristus rela memberikan 5 pelatih-pelatih yaitu (rasul-rasul, nabi-nabi, penginjil-penginjil, guru-guru, dan gembala-gembala) untuk melatih orang-orang kudus supaya melakukan pekerjaan pelayanan bagi pembangunan tubuh Kristus (rumah Tuhan). Kelima pekerjaan ini adalah 5 pekerjaan yang terpenting di dalam hidup orang-orang kudus. Mengapa kelima pekerjaan ini adalah pekerjaan terpenting? Sebab tanpa kelima pekerjaan tersebut, tubuh Kristus / rumah Tuhan tidak mungkin mencapai kepenuhannya. Apabila orang-orang kudus terus-menerus melakukan kelima pekerjaan ini, maka rumah Tuhan pasti dapat dibangun dan mencapai kepenuhannya. Banyak orang kudus tidak menyadari betapa pentingnya kelima pekerjaan ini, sehingga mereka menjadikan pekerjaan-pekerjaan pelayanan lainnya sebagai pekerjaan yang terutama. Contohnya: banyak orang Kristen yang menjadikan musik, usher, dan administrasi sebagai pelayanan yang terutama tanpa berkaitan dengan kelima pekerjaan di atas. Seharusnya semua pelayanan lain apapun bentuknnya merupakan pelayanan-pelayanan pendukung, agar kelima pekerjaan pelayanan di atas dapat berlangsung dengan baik. Ingat, Allah rindu mempunyai rumah. Ini adalah prioritas Allah yang tertinggi.

Renungan Firman :
Pelayanan di bidang apakah yang sedang Anda lakukan saat ini? Apa kaitannya dengan 5 pekerjaan terpenting di atas? Jika belum berkaitan, apakah yang akan Anda lakukan untuk bisa memastikan pelayanan Anda mendukung 5 pekerjaan tersebut?

Minggu, 04/12/2011

5 PEKERJAAN

Bacaan Firman :
Bacalah Efesus 4:7-12 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan :
1. Apa yang telah diberikan kepada kita masing-masing? (ayat 7).
2. Untuk apakah Kristus turun ke bagian bumi yang paling bawah dan naik ke tempat yang paling tinggi? (ayat 8-10).
3. Apa yang diberikan oleh Kristus kepada gerejaNya? (ayat 11). Apa fungsi kelima jenis pemberian Kristus tersebut? (ayat 12).

Kristus diumpamakan sebagai Raja yang kembali dari peperangan dengan membawa rampasan-rampasan perang sebagai pemberian-pemberian yang diberikan kepada rakyatNya. Melalui penebusanNya, Kristus merebut kembali semua potensi yang telah hilang dari manusia, yaitu kemampuan untuk hidup sebagai rumah Tuhan dan membangun rumah Tuhan. Kristus naik ke tempat tinggi dan duduk di sebelah kanan Allah, Bapa untuk memenuhi segala sesuatu. Sebelum segala sesuatu dipenuhi, maka rumah Tuhanlah yang terlebih dahulu harus dipenuhi dengan kepenuhan Kristus.
Lalu bagaimana caranya agar Kristus dapat memenuhi rumahNya? Dengan memberikan kelima pekerjaan kepada setiap orang kudus (anggota jemaat dasar), agar orang-orang kudus dapat terlibat aktif di dalam pembangunan rumah Tuhan. Apabila kita melihat dalam ayat 7-12, kita dapat menemukan 3 tingkat dari kelima pekerjaan di atas:
1. Tingkat Umum
Setiap orang kudus dilatih (diperlengkapi) oleh kelima pelatih (5 jawatan) agar dapat melakukan kelima pekerjaan, yaitu: kerasulan, kenabian, penginjilan, penggembalaan, dan pengajaran.
2. Tingkat Khusus
Apabila setiap orang kudus telah aktif melakukan kelima pekerjaan tersebut, maka kepada setiap orang kudus (“kita masing-masing”) dikaruniakan kasih karunia menurut ukuran pemberian Kristus (ayat 7). Artinya di dalam setiap orang kudus, muncul spesialisasi dari kelima pekerjaan tersebut.
3. Tingkat Pelatih (Equipper)
Di dalam terjemahan bahasa Inggris (NKJV), ayat 11 ditulis: “... He Himself gave some to be ...” Jadi Allah memberikan “beberapa” sebagai rasul-rasul, nabi-nabi, penginjil-penginjil, gembala-gembala, dan guru-guru. Ini tidak diberikan pada setiap orang kudus, tetapi “beberapa”. Mereka adalah pelatih-pelatih untuk melatih semua orang kudus untuk melakukan kelima pekerjaan tersebut.

Renungan Firman:
Apakah Anda telah berlatih melakukan 5 pekerjaan orang kudus di atas? Jika sudah, apakah Anda telah menemukan spesialisasi tertentu dalam diri Anda? Sudahkah Anda melatih orang lain untuk melakukannya juga?

 
More Articles...

GOD's ETERNAL PURPOSE

Abbalove Monthly Updates

CINTA INDONESIA

  • Metanoia Publishing
  • Metanoia Publishing
  • Metanoia Publishing