Saat Teduh BUILD! (Ags 2012)

Rabu, 01/08/2012

HORMAT KEPADA TUHAN DAN PEMIMPIN

Bacaan Firman :
Bacalah I Samuel 26:1-25 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini

Pertanyaan Renungan
1. Tuhan telah menyerahkan Saul ke dalam tangan Daud untuk bisa dibunuh, tetapi Daud tidak mau membunuhnya. Menurut Anda, mengapa Daud bertindak seperti itu? (ayat 8-10).
2. Apa alasan Daud untuk tidak menjamah Saul? (ayat 23-24).

Seandainya pikiran Daud pada saat itu dipenuhi dengan pikiran negatif, tentulah raja Saul pasti terbunuh. Mengapa? Karena Saul telah berusaha sekuat tenaga untuk membunuh Daud. Tapi usaha Saul gagal, Daud yang justru mendapat kesempatan istimewa untuk membunuh Saul di bukit Hakhila. Bayangkan Saul dan tiga ribu pasukannya tertidur lelap, tidak ada yang mengetahui kalau Daud dengan bebas mengambil tombak dan kendi dari sebelah kepala Saul, lalu pergi. Namun, Daud tidak mau membunuh Saul karena Daud menaruh hormat (respect) kepada Tuhan dan kepada otoritas kepemimpinan yang ada pada Saul. Daud yang tinggal menancap Saul dengan tombak malah berkata, "Demi TUHAN yang hidup, niscaya TUHAN akan membunuh dia: entah karena sampai ajalnya dan ia mati, entah karena ia pergi berperang dan hilang lenyap di sana. Kiranya TUHAN menjauhkan dari padaku untuk menjamah orang yang diurapi TUHAN. Ambillah sekarang tombak yang ada di sebelah kepalanya dan kendi itu, dan marilah kita pergi," (ayat 10-11). Luar biasa, Daud bisa mengampuni Saul dan tidak membunuhnya. Ia memilih untuk menghormati Tuhan dan menghargai Saul, meski Saul itu jahat. Prinsip hidup yang dipraktekan oleh Daud memberikan contoh bahwa, “TUHAN akan membalas kebenaran dan kesetiaan setiap orang, sebab TUHAN menyerahkan engkau pada hari ini ke dalam tanganku, tetapi aku tidak mau menjamah orang yang diurapi TUHAN,”(ayat 23). Jika kita menghormati Tuhan dan pemimpin seperti Daud, maka ayat selanjutnya berkata,”Dan sesungguhnya, seperti nyawamu pada hari ini berharga di mataku, demikianlah hendaknya nyawaku berharga di mata TUHAN, dan hendaknya Ia melepaskan aku dari segala kesusahan,"(ayat 23-24). Marilah kita belajar seperti Daud, hormat kepada Tuhan dan pemimpin.

Praktek
Bagaimana hubungan Anda dengan pemimpin/atasan/otoritas Anda hari-hari ini? Setelah merenungkan Firman Tuhan hari ini, masih adakah perasaan “mengganjal” Anda dengan pemimpin/atasan/otoritas Anda? Tuliskan komitmen apa yang ingin Anda ambil hari ini?

 
More Articles...

GOD's ETERNAL PURPOSE

Abbalove Monthly Updates

CINTA INDONESIA

  • Metanoia Publishing
  • Metanoia Publishing
  • Metanoia Publishing